postingan saya kali ini menukil dari catatan Mario Teguh di FB. tidak saya tulis semuanya karena akan sangat panjang… (ini aja udah panjang)
maaf tidak bisa kasih link, saya nggak tau nge-link-nya kemana untuk dapatkan versi penuhnya.
akan cantik kah hidupku?
akan kah hidup ku pernah mendekati yang indah,
yang terpikul lebih ringan,
dan terhirup lebih harum?
berjalan sendiri
dengan kepala kosong dan senyap
dan selalu kesenyapan dari kesedihan ini
memekakkan telinga hati ku
dengan pertanyaan yang berulang sama …
akan cantik kah hidup ku?
bagaimana ku tahu?
aku sudah letih mencoba
membaikkan diri ku untuk mereka
yang lalai membaikkan diri untuk ku
aku telah sibuk berpeluh tanpa boleh letih
untuk upah yang mengecilkan diri ini
di hadapan impian-impian terlemah ku
mengapakah mudah bagi orang lain
untuk hidup mudah,
saat aku tak bisa melihat apapun yang mungkin?
aku benci keadaan ku ini
karena aku dulu bukan begini
dulu aku kuat, cemerlang
apapun aku tantang
impian ku tinggi, cita-cita ku apalagi
tidak ada yang ku takuti
selama aku yakin, aku benar
dia yang tak sependapat, harus dikalahkan
selama aku yakin, aku benar
yang ku yakini tak kunjung terbukti
yang ku salahkan terbukti membahagiakan orang lain
yang ku abaikan menjadi yang menghormatkan
yang ku yakini tak terbukti
aku jenderal dengan bintang kulit kerang
aku pendekar dengan pedang bambu
dan aku saudagar dengan uang daun
pasti ada yang salah
ingin ku bilang pasti mereka yang salah
tetapi mengapa hanya aku yang tertinggal?
ini yang tak enak ku akui
ingin aku umumkan kepada diriku untuk bersabar
tetapi aku tak mengenal kata sabar
segalanya harus sekarang, harus segera
terutama karena sekarang aku ini susah
aku sudah memenuhi tahun-tahun yang panjang ini dengan kata nanti
tetapi nanti ku panjang, lama … dan terseret seret
Tuhan aku minta maaf
dari relung-relung kosong hati ku
yang merasa tidak berhak untuk meminta ini
aku memohon ijin Mu untuk bertanya lagi
Tuhan, akan cantik kah hidupku?
yang kulakukan memang jauh dari cantik
yang selama ini ku dapat sama sekali tidak cantik
nama ku biasa, tak terhormat
bicara ku selalu tak mereka dengar
kalau pun mereka dengar, mereka abaikan
mereka berbicara seperti aku tak ada
tetapi, Engkau Maha Berkuasa
sehingga, bukankah aku tidak harus cantik
sebelum Engkau mencantikkan hidup ku?
Engkau sangat berkuasa
karena Engkau Yang Maha Pengasih …
maka aku yakin sebetulnya
Engkau kasihan melihat ku begini
aku memang belum tahu
seberapa besar kasih sayang ku kepada Mu
tetapi aku tahu bahwa kasih Mu besar kepada ku
maka aku memohon …
Tuhan ku sayangilah aku
maafkanlah aku
besarkanlah kecintaan ku kepada Mu
tak apa Kau biarkan aku merasakan kesusahan ini
yang mudah-mudahan tak lama
tetapi bila cara Mu mencintai ku adalah menaruh ku dalam kesusahan,
maka aku tulus menerimanya
apakah ada daya ku menolak Mu?
bila aku menangis dalam kesedihan ku
dan bila Engkau biarkan aku lama di situ
maka itu pasti karena Engkau menemukan keindahan di dalam keluhan ku
karena selama ini aku baru mendekati doa
hanya bila aku merasa sedih
sekarang aku berjanji
untuk melebihkan doa dan memuji Mu dalam kegembiraan ku
agar Engkau tak melihat perlunya membuat ku bersedih untuk mendengar suara-suara indah
dari doa dan pujian ku kepada Mu
aku sangat merindukan Mu
entah mengapa aku sekarang merasa tak beda antara hidup dan mati
karena bila hidup ini indah
maka mati ku pun akan indah
bagi orang yang merindukan Mu, mati adalah awal dari pertemuan indah yang dirindukannya
Tuhan ku yang amat ku cintai
cintailah aku
cantikkanlah hidupku
karena hidupku adalah persembahan ku kepada Mu
maka cantikkanlah persembahan ku
cantikkanlah hidupku
…….