Dia, memang hanya dia
Ku s’lalu memikirkannya
Tak pernah ada habisnya
Benar dia, benar hanya dia
Ku s’lalu menginginkannya
Belaian dari tangannya
Mungkin hanya dia
Harta yang paling terindah
Di perjalanan hidupku
Sejak derak denyut nadiku
Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannyaReff:
Ku ingin kau tahu isi hatiku
Kaulah yang terakhir dalam hidupku
Tak ada yang lain hanya kamu
Tak pernah ada
Takkan pernah adaBenar dia, benar hanya dia
Ku s’lalu menginginkannya
Belaian dari tangannya
Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannyaBack to Reff
Ku ingin kau selalu di pikiranku
Kau yang selalu larut dalam darahku
Tak ada yang lain
Hanya kamu
Tak pernah ada
Takkan pernah ada
(Geisha-Tak Kan Pernah Ada)
entah kenapa sejak pertama mendengar lagu ini saia langsung suka. saat mendengarnya selalu terbayang wajah suami saia. hingga kini, ketika saia harus berada di pulau yang berbeda dengannya, hanya lagu ini yang menemani saia ketika dada ini sesak merindukan kehadirannya di samping saia. air mata saia menetes ketika mencium bantal di samping saia malam ini. ada bau suami saia di sana. sungguh saia kangen… saia kangen dia tidur di atasnya, tersenyum memandang saia…
saia kangen kesibukannya ketika akan bepergian, menata rambut bandelnya. menyemprotkan parfum. memakai jam tangannya. dan ketika semua kesibukan itu berakhir, dia terlihat begitu tampan.
lindungi dia ya Allah… muliakanlah suamiku…aku selalu menanti dia pulang dan mencium hormat tangannya.