terinspirasi dari status facebook seorang teman: “marriage is about three rings: engagedment ring, wedding ring, and suffering”
heeeyyaaaa….. saia sih no comment! terutama bagian “suffering” itu, menyerah pada apa coba? keadaan, takdir, kehendak suami, atau menyerah pada rayuan suami? hihihi… kalo saia sih, sepertinya suami yang menyerah pada rayuan saia *kedip-kedip*
“suffering”… gimana dia bisa bilang gitu ya? jujur masih bingung… mungkin ada baiknya saia berdoa saja, semoga pernikahan saia dengan calon suami saia nantinya menjadi “three rings” yang lain: engagedment ring, wedding ring, caring. bisa punya keturunan yang sehat lahir batin, sholeh/sholehah, cerdas, membanggakan, dan punya senyum yang sangat manis. hahaha…. sekarang masih dipikir gimana caranya biar pernikahan saia besok barokah! masalah keturunan, menyusul lah… yang pasti, saia cuma mau 2 anak. abis itu saia atau suami akan steril (mau saia sih suami saja):D
waduh,, malah sudah ngelantur ke sana. sepertinya saia sudah harus tidur… ngantuk! besok musti bangun pagi buat sahur.
====================
buat si kembar siam dan dempet: just ignore my opinion! i’ts yours, not mine… now, there is only YOU and ME.




