ada perkembangan baru lagi dari rencana pernikahan saia. ini tentang tema foto pre wedding kami.

beberapa hari yang lalu salah seorang teman baik calon suami saia, mengirim sebuah email. terdapat file yang di attach. judulnya “Konsep Foto Prewedding”. dia memang pernah kami minta untuk jadi fotografer jika kami prewed nanti. gak nyangka dia langsung bikinin konsepnya. ada 15 tema… gak maen-maen nih orang :D saia dan calon suami saja gak kepikiran sampai segitunya. sepertinya kami tidak salah pilih fotografer… sudah gratis, serius pula garapnya :D makasih mas…

setelah saia download dan saia baca, saia kagum sama ide-nya. susah loh mikir 15 tema foto lengkap dengan narasi, deskripsi posing, dan daftar properti! sayang, bentuk file yang dikirim PDF, kalo gak pasti saya share…

rencana, foto session bakal berlangsung di 2 kota. bandung-jogja. dijadwalkan tanggal 17-18 Oktober kami prewed di bandung.. lokasi yang diincar adalah:

  1. Kota Baru Parahyangan
  2. Boscha
  3. PVJ/Ciwalk

opsi ketiga kemungkinan besar dihilangkan kalo waktu tidak mencukupi…

untuk lokasi di Jogja:

  1. Pantai Gunung Kidul
  2. Malioboro dan sekitarnya
  3. Maskam

lokasi lain bisa menyusul jika ada ide tema baru yang muncul…

dari 15 tema itu, ada satu tema yang rada nyleneh. kami diminta pose macam orang india yang lagi muter-muter di tiang listrik. judul temanya: Jogja Jogja Hotta Hai

kekurangan dari konsep yang sudah jadi ini hanyalah, SAYA PUSING MIKIR KOSTUM!!! yang tadinya dah manteb hanya dengan 3 kostum, tampaknya harus menyediakan lebih. paling tidak menambah properti…. seperti kain yang akan saia sulap menjadi rok super lebar, payung manis, dan pernak-pernik jilbab yang harus saia siapkan.

bismillah saja ya…. semoga Allah menjaga tiap langkah kami…amin.

turun kurvaku……..

gak tau kesambet apa, tiba-tiba temen sekamarku, yang menurut saia lumayan “ukhti”, bilang pada saia:

“ati-ati, Tih…cobaan menuju pernikahan itu berat. namanya juga nikah, ibadah yang besar, jadi cobaannya pasti berat. biasanya setan makin keras meniup-niup kepalamu”.

hiiyaaaa……kok mendadak ngomong gitu?! masuk akal sih…

Innalillahi wa innailaihi roji’un…..

pagi ini mbah Sarni dipanggil Allah SWT. mungkin memang ini yang terbaik buat mbah. sudah terlalu lama mbah menahan sakit. mungkin ini jalan Allah untuk meringankan sakit mbah…

mbah… saia memang belum deket sama mbah. tapi saia bersyukur sempat kenal mbah. sedih sekali, jika nanti saia benar2 menikah dengan cucu lelakimu, udah nggak ada tangan keriput mbah yang akan kucium hormat setelah akad nikah.

selama jalan mbah…. semoga Allah memberi satu tempat di surga-Nya untukmu. bahagialah di sana mbah… seluruh anak cucumu akan selalu mendoakanmu di tiap akhir sholat mereka.

terinspirasi dari status facebook seorang teman: “marriage is about three rings: engagedment ring, wedding ring, and suffering”

heeeyyaaaa….. saia sih no comment! terutama bagian “suffering” itu, menyerah pada apa coba? keadaan, takdir, kehendak suami, atau menyerah pada rayuan suami? hihihi… kalo saia sih, sepertinya suami yang menyerah pada rayuan saia *kedip-kedip*

“suffering”… gimana dia bisa bilang gitu ya? jujur masih bingung… mungkin ada baiknya saia berdoa saja, semoga pernikahan saia dengan calon suami saia nantinya menjadi “three rings” yang lain: engagedment ring, wedding ring, caring. bisa punya keturunan yang sehat lahir batin, sholeh/sholehah, cerdas, membanggakan, dan punya senyum yang sangat manis. hahaha…. sekarang masih dipikir gimana caranya biar pernikahan saia besok barokah! masalah keturunan, menyusul lah… yang pasti, saia cuma mau 2 anak. abis itu saia atau suami akan steril (mau saia sih suami saja):D

waduh,, malah sudah ngelantur ke sana. sepertinya saia sudah harus tidur… ngantuk! besok musti bangun pagi buat sahur.

====================

buat si kembar siam dan dempet: just ignore my opinion! i’ts yours, not mine… now, there is only YOU and ME.

berikut hasil seleksi model cincin ang pengen diwujudkan buat jadi cincin kawin saia dan calon suami. dari 5 model ini, bie suka dengan model nomer 4. kalau saia, yang mana saja dari ke-5 model ini. sebenrnya pengen yang model nomer 3, tapi sayang gak bisa di gravir nama kami nantinya. ketika bie mengusulkan model nomer 4, saia juga mengusulkan untuk mengganti ornamen di bagian atas itu dengan emas kuning. jadi nantinya akan berwujud two tone wedding ring!

ada saran lain dari pembaca gak?

cincin 1

cincin 2

cincin 3

cincin 4

cincin 5

wuuhuuuu…. i’m back. sehari setelah ultah calon suamiku! happy b’day, my biee….

hari ini mo cerita apa ya? haaaahhh… ya jelas sesuai judul lah! gimana sih saia ini?! dasar wanita aneh…

diawali karena kondisi kesehatan saia yang mendadak memburuk dua hari kemaren, saia jadi merasa malas beranjak dari singgasana kebesaran saia (baca: KASUR). badan ini rasanya remuk redam, hidung mampet, kepala pusing, tenggorokan gatal, dan menstruasi. oohh… semakin melegalkan saia untuk bermalas-malasan di atas kasur, menatap layar terpaku, dan saia onlen..onlen..

seperti sudah otomatis, begitu konek inet jari langsung meng-klik mozilla trus klik icon FB, ikon plurk. kembali ke start menu, dan meng-klik Y!M. cek notification…………. sepi…………….cek new respon and update plurk…………………………sepi juga……………………………….. Y!M…………………………….gak ada yang bisa diajak ngobrol…………………ssiiiiinnngggg……………………ngapain neh???

akhirnya tersadar untuk kembali memikirkan rencana pernikahan setelah beberapa minggu terakhir ini merasa eneg buat mikirin itu. kembali mengingat-ingat perbincangan dengan calon suami saia beberapa hari yang lalu. dia berencana mencari cincin kawin saat dia cuti oktober nanti. “cari modelnya saja dulu, pesennya bisa nanti”, katanya. saat itu saia pikir mudah menentukan model cincin kawin yang bagus dan gak pasaran, tapi ternyata saia salah. susah sekali mencari model cincin kawin. ketika saia browsing, memang banyak modelnya, tapi sedikit sekali yang sesuai dengan apa yang saia inginkan. yang simple tapi gak biasa. kalo ada yang simple, kesannya biasa saja, ga unik gitu… kalo ada yang unik, saia rasa bentuknya akan aneh jika dipakai suami. terlalu wanita… mungkin saia butuh calon suami saya buat cari model juga. biar klop apa yang saia dan dia mau. biar kalau nanti dia pakai gak terkesan “wanita” dan sai juga tidak terkesan “biasa”. saia mau suami saya besok pakai cincin kawin. terserah dia, mau emas atau bikin dari material lain. hal ini tersangkut masalah boleh tidaknya laki2 memakai emas yang belum kami pahami secara baik. kenapa saia pengen suami pakai cincin kawin? yaaa…. sebenernya simbol saja, biar keliatan kalo emang dah punya istri. biar ada yang ngingetin kalo mata lagi mau kelayapan! :D

jadi kesimpulannya, saia belum menemukan model cincin kawin saia! *penting gak tulisan ini dibuat kalo kesimpulannya gitu doang??*

Tidak semua PRIA adalah COWOK, dan begitu juga sebaliknya…

Tidak semua lelaki dewasa menjadi “PRIA”, ada juga yang masih begitu kekanakan setelah umurnya mencapai 40. Tenaaaang.. jangan keburu marah dulu dengan kenyataan ini, mungkin memang sebagian orang dilahirkan untuk jadi “PRIA”, tapi ada juga yang cukup menjadi “COWOK” saja. Sekali lagi jangan kawatir, terima saja diri Anda sebagai PRIA (P) atau sebagai COWOK ©, toh semua punya nilai lebih dan kurang tersendiri. Dan yang tak kalah penting, percayalah kadang wanita tidak peduli.

Inilah Perbedaan mendasar antara seorang PRIA dan COWOK
P : Tahu jelas 5 tahun lagi ia mau jadi apa.
C : Tidak jelas 5 menit lagi ia mau berbuat apa.

P : Jago membuat wanita merasa tenang.
C : Jago membuat cewek merasa senang.

P : Bacaannya Jhon Grisham, mainannya golf, tontonannya CNN.
C : Bacaannya Harry Potter, mainannya bilyar, tontonannya MTV.

P : Sebelum umur 30 sudah banyak uang.
C : Sebelum umur 30 sudah banyak dosa.

P : Seimbang antara penghasilan dan pemasukan.
C : Seimbang antara hutang dan pembayaran minimum.

P : Mendukung emansipasi wanita, tapi tetap membayari bon makan wanita.
C: Mendukung emansipasi wanita dengan membiarkan wanita bayar sendiri.

P : Punya akuntan, penjahit dan dokter langganan.
C : Punya salon, kafe dan bengkel langganan.

P : Meminta Anda nimbrung ngobrol kalau mamanya menelepon.
C : Pura-pura Anda tidak bersamanya jika mamanya menelepon.

P : Putus dengan pasangannya sambil berjabatan tangan dan mengakui sulitnya menjembatani perbedaan antar mereka berdua, diiringi ucapan, “Kita tetap bisa berteman selamanya.”
C : Putus dengan pasangannya sambil kabur dari rumah, merokok berbatang-batang, plus ucapan, “Jangan undang aku ke pernikahanmu nanti!”

P : Mencintai wanita 10% pada pertemuan awal dan meningkat terus.
C : Mencintai wanita 100 % pada pertemuan awal dan menurun terus.

P : Berpikir dewasa seperti orang usia 40 tahun saat berusia 17 tahun.
C : Berpikir kekanakan seperti orang usia 17 tahun saat berusia 40 tahun.

P: Bisa menang hanya dengan otak dalam konflik.
C: Cuma bisa ngamuk, adu mulut, dan adu otot dalam konflik.

P : Mikirnya, “Aku masih kurang pengetahuan, harus belajar lebih banyak.”
C : Mikirnya, “Aku yang terhebat di muka bumi, siapapun aku hadapin!!!”

P: Otak no 1, digabungin otot kalo kepaksa.
C: Otot no 1, ditambah otak kalo punya.

(anonim)

ngakak abiiissss………

Hari ini Bapak Deresan (calon mertua, insyaAllah) ulang tahun lhooo… yang ke 57 bukan ya pak? maaf lupa.. :D

Jadi inget setahun lalu dirayakan di rumah tepat setelah bapak sekeluarga pulang umroh. senang sekali bisa jadi bagian dari perayaan hari itu, bisa merasakan keakraban dan kekompakan keluarga bapak, dan yang paling berkesan bisa melihat bapak menangis bahagia kala itu.

Bapak… selamat ulang tahun. Semoga panjang umur, sehat, dilancarkan rejekinya, diberi kekuatan dan kesabaran dalam membimbing putra-putrinya, dimudahkan segala urusan, dan dikabulkan segala harapan Bapak oleh Allah SWT. Amin yaa robbal’alamin..

sudah lewat  seminggu sejak si Ayah balik lagi ke Papua setelah menghabiskan 3 minggu di Jogja. Seneng banget akhirnya bisa ketemu setelah 7 bulan lamanya. Dia cuti dari tanggal 22 Juni-12 Juli 2009 kemaren. Tapi kita baru bisa ketemu tanggal 23 Juni, gara2 insiden pesawat ngaret, Ayah jadi gak dapet pesawat dari Surabaya ke Jogja. Akhirnya naik travel, nyampe rumah tgl 23 subuh. Jam 8 dia dah nongol di depan rumah saia buat nganter ujian. Huhuhu… mendadak jadi terharu melihat sosoknya yang tampak lebih kurus, tapi tetep ganteng gak keruan :D Matanya berkaca-kaca dan saia udah nangis aja..

Minggu pertama cuti, rutinitas masih nganter saia ujian aja… pokoknya tiap hari ketemu! Saia jadi sedikit gak fokus sama ujian :D senang…senang…senang… Sampai tiba hari dimana saia dibuatnya menangis…  Weits! kok nangis?! Jadi gini ceritanya, tanggal 27 Juni 2009, saia janjian mo kencan sama dia. seperti kemaren2, dia dateng jemput saia trus kita pergi. niatnya mo nyari makan… di jalan kami malah berdebat nentuin mau makan di mana. Kali ini saia yang harus menentukan tempat katanya, tapi dia juga mengajukan syarat kalo tempatnya musti enak buat ngobrol lama dan gak ramai. Setelah muter2 gak jelas akhirnya saia memutuskan buat makan di Laris aja, jl. Nologaten.  Tempatnya enak, makanannya enak, murah meriah itu pasti! Kebetulan lagi gak terlalu ramai, kita dapet tempat di  gubuk belakang, mayan private buat ngobrol. Singkat cerita (halah…) kita dah selesai makan. Masih sambil menggerogoti tulang ayam bakar yang saia pesan, tanpa saia sadari, dia melamar saia. Waallaaaa… dan dengan bodohnya saia bertanya, “barusan tuh beneran dilamar ya?” Dengdongdengdong… dia langsung  bermuka seperti ini  -____-”

Wahahaha… maafkan bundamu yang bodoh ini ayah…. Untung dia masih bersabar, dan mau mengulangi setiap kata yang diucapkan. Kali ini saia nggak bersikap bodoh lagi.. saia mendengarkan setiap kalimatnya, memperhatikan ekspresinya, melihat jauh ke matanya. Hingga tepat saat dia menanyakan “Bunda mau nikah sama Ayah?”, saia jadi gak kuat liat matanya. Dada saia nyeseg… badan saia lemes… Dia mengulang pertanyaannya. Saia nggak bisa ngomong. Dia kembali bertanya. Saia bingung mau ngomong apa. Ya Allah… bilang “Mau” aja susah! Selama beberapa saat saia masih diam. Mendadak saia jadi ketakutan. Aneh… padahal dari dulu saia menginginkan saat seperti itu, tapi sekarang saia justru keder. Setelah mengambil nafas panjang dan mengucap bismillah dalam hati, saia beranikan menatap wajahnya. Ya Allah… dada saia makin nyeseg liat muka pasrah dia :D dengan terbata-bata karena menahan tangis, saia menjawab pertanyaannya. Yup.. keluar sudah kata “Iya, Bunda mau nikah sama Ayah” itu bebarengan dengan air mata bahagia saia yang mengalir pelan di pipi. Sedikit kabur, saia melihat muka sumringahnya… Hati saia hangat sekali :)

Dan….. saat itulah saia mulai menaiki roller coaster kehidupan saia. Semuanya jadi seperti berjalan sangat cepat. Sehari setelah lamaran personal itu, untuk pertama kalinya keluarganya dan keluarga saia bertemu. Agendanya hanya perkenalan saja, sekalian merayakan ultah pernikahan orang tuanya (calon mertua saia) dan ulang tahun kakak pertamanya.  Seminggu setelah itu, orang tuanya datang kerumah bersama kakak dan adiknya. Agendanya hanya silaturahmi saja.. biar tau rumah calon menantunya ini, hahahaha… Selang 4 hari, gantian keluargaku yang bertamu ke rumah orang tuanya, tepat di hari ulang tahun saia.

Ada kejadian yang lucu juga nih pas hari ultah saia itu… Dia lupa saia ultah! Padahal tengah malam itu saia masih sms-an dan chatting sama dia. Saia tunggu, eh malah dia ketiduran. Sedikit jengkel, saia juga tidur setelah meninggalkan sindiran di Y!M >:( Jam 6.30 pagi dia baru nelpon dan ngaku kalo lupa. Payah…. tapi malemnya dia ngasih surprise party gitu pas aku dan keluarga silaturahmi ke rumah dia. Hohoho… benar2 surprise… dia benar2 membayar kesalahannya :D Saia makin bahagia karena meski belum ada acara lamaran resmi, tapi ortu masing2 sudah mengijinkan kami buat mempersiapkan pernikahan kami yang kami rencanakan bulan Maret atau April tahun depan!

Yeah…. meski masih takut dengan kecepatan roller coaster ini, sekarang saia sudah mulai bisa menikmatinya. Ayo semangat mempersiapkan lamaran di Desember nanti dan pernikahan yang tinggal 8 bulan lagi!

Bismillahirrahmanirrahim… semoga semua lancar ya Rabb.. amin. :)

« Previous PageNext Page »