November 2009


18 November…

kadang saia berpikir, kenapa tanggal 18 selalu bersejarah dalam hidup saia? garis Tuhan kah? atau hanya serendipity saja?

sebulan sudah saia menikah…pertanyaan yang sering saia dengar sekarang adalah: “udah isi belom?”

jadi inget iklan KB Andalan.. “kapan kalian nikah?”; “kapan punya anak?”; “kapan punya adik?” aaiissshhh….. untung mertuaku hanya nanya “mbak Ratih siklus mens-nya berapa lama?” eeeaaaaa…………

aaaahh… sudahlah…menanti pemberian saja…

siapa tau, ternyata besok anakku lahir tanggal 18 juga… hahahaha.. jika ya, angka itu pasti bakal jadi angka favorit saia!

hmmm…. besok dikasih cowok dulu ato cewek dulu ya? trus.. yang ngado banyak gak ya?? kan lumayan, kek anaknya kakak ipar, gak beli apa2 udah dapet kado kebutuhan baby buanyak banget. hhhmm…. semoga yang ngado banyak ya! hahahaha… kacau nih..

“diambil saja yang positif, bertindak positif, berpikir positif”

langsung kata-kata dari ibu itu yang muncul ketika saia hampir meledak gara-gara kena imbas badmood-nya suami saia. memang harus lebih “ngelus dada” kalo ngadepin situasi seperti ini. saia sedang repot dengan tugas dan urusan-urusan saia, saat yang bersamaan suami minta diperhatikan lebih. manjanya kumat… “bujukan-bujukan” halus mulai dilancarkan lewat sms, seolah berkata “i’m a victim, u must help me no matter what!” kalo lagi gak bisa “ngelus dada” pasti saia meledak juga, “hello mr. victim-can’t-wait-a moment, taukah anda saia kesulitan berbagi prioritas saat ini?!”

ya sudah… berusaha bersikap positif, jangan dibalas negatif. lagi2 itu wejangan ibu yang sedang saia usahakan. intinya sih.. don’t sweat the small stuff in love! sepertinya perlu baca buku itu lagi.. (ayah juga harus baca!)

ini ada lagu dari BCL, judulnya Ku Cinta Kau:

Jika ada yang bilang ku lupa kau
Jangan kau dengar
Jika ada yang bilang ku tak setia
Jangan kau dengar

Banyak cinta yang datang mendekat
Ku menolak
Semua itu karena ku cinta kau

Jika ada yang bilang ku tak baik
Jangan kau dengar
Jika ada yang bilang ku berubah
Jangan kau dengar

Banyak cinta yang datang mendekat
Ku menolak
Semua itu karena ku cinta kau
Kau

Reff:
Saat kau ingat aku ku ingat kau
Saat kau rindu aku juga rasa

Ku tahu kau slalu ingin denganku
Ku lakukan yang terbaik yang bisa ku lakukan

Tuhan yang tahu ku cinta kau

Jika kau tak percaya pada ku
Sakitnya aku
Jika kau lebih dengar mereka
Sedih hatiku
Banyak cinta yang datang mendekat
Ku menolak
Semua itu karena ku cinta kau
Kau

Back to Reff:

Saat kau ingat aku ku ingat kau
Saat kau rindu aku juga rasa
Ku tahu kau slalu ingin denganku
Kau tahu ku juga ingin denganmu
Ku tahu kau slalu ingin denganku
Ku lakukan yang terbaik yang bisa ku lakukan

Tuhan yang tahu ku cinta kau
mencuplik dari lagu lagi: All we need is just a little patience….. 🙂

Dia, memang hanya dia
Ku s’lalu memikirkannya
Tak pernah ada habisnya
Benar dia, benar hanya dia
Ku s’lalu menginginkannya
Belaian dari tangannya


Mungkin hanya dia
Harta yang paling terindah
Di perjalanan hidupku
Sejak derak denyut nadiku
Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannya

Reff:
Ku ingin kau tahu isi hatiku
Kaulah yang terakhir dalam hidupku
Tak ada yang lain hanya kamu
Tak pernah ada
Takkan pernah ada

Benar dia, benar hanya dia
Ku s’lalu menginginkannya
Belaian dari tangannya
Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannya

Back to Reff

Ku ingin kau selalu di pikiranku
Kau yang selalu larut dalam darahku
Tak ada yang lain
Hanya kamu
Tak pernah ada
Takkan pernah ada

(Geisha-Tak Kan Pernah Ada)

entah kenapa sejak pertama mendengar lagu ini saia langsung suka. saat mendengarnya selalu terbayang wajah suami saia. hingga kini, ketika saia harus berada di pulau yang berbeda dengannya, hanya lagu ini yang menemani saia ketika dada ini sesak merindukan kehadirannya di samping saia. air mata saia menetes ketika mencium bantal di samping saia malam ini. ada bau suami saia di sana. sungguh saia kangen… saia kangen dia tidur di atasnya, tersenyum memandang saia…

saia kangen kesibukannya ketika akan bepergian, menata rambut bandelnya. menyemprotkan parfum. memakai jam tangannya. dan ketika semua kesibukan itu berakhir, dia terlihat begitu tampan.

lindungi dia ya Allah… muliakanlah suamiku…aku selalu menanti dia pulang dan mencium hormat tangannya.