Alhamdulillah… 6 bulan sudah Cipa berjuang,belajar bersama bunda untuk sukses ASI Eksklusif. Tidak ada halangan berarti dalam prosesnya, sungguh Allah sangat berbaik hati kepada kami.

Flash back disaat Cipa lahir ke dunia, sedikit penyesalan tidak bisa melaksanakan IMD sempurna. Kami hanya melakukan skin to skin contact beberapa saat. Cipa sesak..tangisnya terputus-putus. Jika dipaksakan pun tidak baik baginya.
Kegagalan IMD berlanjut ke tertundanya saya menyusui. Karena Respiratory Rate Cipa masih belum stabil, saya harus menunggu untuk bisa menyusuinya. Karena jika dia menyusu langsung, dia bisa makin sesak dan kepayahan. Saya baru bisa menyusui dihari berikutnya.

ASI belum keluar banyak saat Cipa menyusu pertama kali.. Bahagia dan terharu sekali saat mulut mungil itu mencari energi hidupnya. Cipa anak pintar, dia langsung bisa menyusu dengan baik. Lidahnya terasa kasar, sedikit sakit memang, tapi tidak sesakit yang saya bayangkan. Saya sempat mengalami lecet puting di hari2 awal. Tidak apa2,kami masih sama2 belajar. Semua menjadi lebih mudah seiring berjalannya waktu.

Alhamdulillah saya hanya sekali mengalami mastitis ringan. Sembuh dengan memerah PD dan sering disusukan. Mandi dibawah shower dengan air hangat juga cukup membantu. Pertolongan pertama pada mastitis bisa juga dengan mengompres menggunakan Daun Kol Hijau. Ilmu ini saya dapat saat mengikuti kelas edukasi Common Problem in Breastfeeding beberapa waktu lalu. Tidak ada kata terlambat untuk belajar meski saat kelas tersebut diadakan, Cipa sudah hampir 6 bulan πŸ˜€

Alhamdulillah..selama 6 bulan, ASI mengalir lancar dan mencukupi kebutuhan Cipa. Kenaikan berat badan setiap bulannya berkisan 300-500gram. Pernah sampai 800gram.

Punya anak dan jauh dari suami bukan perkara mudah. Saya harus pandai menjaga emosi agar tetap tenang dalam segala kondisi. Tujuannya supaya asupan ASI tetap maksimal dan anak tidak rewel. Alhamdulillah..saya punya suami yang meski minim ilmu tentang ASI karena sibuk dengan pekerjaan, tapi beliau sangat mendukung dan memberi kepercayaan kepada saya. Ayah Cipa adalah AyahASI, Ayah hebat πŸ™‚

Perjuangan belum berakhir. Saya bertekad memberikan ASI minimal 2tahun. Jika Cipa masih menginginkan maka saya akan berikan. Hingga suatu saat nanti, kami berdua sama-sama siap dan ikhlas melepaskan keintiman ini.

Kewajiban ibu untuk memberikan yang terbaik bagi anaknya. ASI yang terbaik, ASI adalah hak anak.
Seorang ibu secara alami dibekali kemampuan untuk menyusui oleh Yang Kuasa. Maka mari berikhtiar dahulu. Jangan batasi diri dengan pikiran-pikiran negatif. Bekali diri dengan ilmu yang cukup. Percaya diri lah!
Jika mengalami kesulitan, jangan menyerah. Sudah banyak konselor laktasi yang siap membantu dan memberi dukungan.

Saya Bunda Syifa, saya anak ASI seperti Syifa,anakku.. πŸ™‚

-ditulis dengan penuh syukur kepada Allah atas segala kasih sayangnya-