ayah bunda


Yep! makhluk mungil amanah Allah itu sudah lahir dengan selamat,sempurna dan sehat tanggal 2 Desember kemarin jam 11.43, BB: 2.9kg, PB: 49cm. Alhamdulillah semua prosesnya berjalan cepat,lancar dan mudah. Bagaimana rasanya? sangat indah… πŸ™‚

Ada rasa lega dan haru teramat sangat saat mendengar tangis pertamanya..anakku perempuan,cantik.. tiba2 merasa menjadi wanita paling beruntung di dunia saat mendekapnya untuk pertama kali. mendapat kesempatan menjadi seorang ibu.

Suamiku, dia menemani selama proses berlangsung. Meski lelah dan kurang tidur, dia dengan sabar membelai punggungku saat merasa kesakitan, memberi semangat agar aku terus kuat hingga akhir proses. Aku bisa merasakan kami sedang bersama-sama keluar dari kepompong masa muda, berubah seketka menjadi pribadi yang lebih dewasa. Ya.. saat itu, lahir 3 manusia baru.. anakku, aku sebagai bunda, dan suamiku yang menjadi ayah.

Sekarang, tidak terasa sudah sebulan aku menjadi ibu… segalanya masih indah dan aku selalu bersyukur bisa menikmati setiap prosesnya. Menyusui, meninabobokan, memandikannya, mengganti popok, membersihkan kotorannya, menggendong dan menenangkannya saat menangis, semuanya! Alhamdulillah…alhamdulillah…

Dia, Asyifa Hanun Almahira…

benar-benar menjadi penawar segala lelah, rindu, sakit, keluh kesah, penat, dan segala hal buruk. Semoga segala harapan dan doa yang dia peroleh, dikabulkan Allah SWT.

Perjuangan kembali dimulai… terus berusaha menjadi ibu terbaik bagi Syifa, dan istri terbaik bagi suamiku tercinta.

Robbana Hablana Min Azwajina Wa Dzuriyatina Qurrota A’yun Waj’alna Lil Muttaqiina Imaama

still a happy mom-to-be sampai saat ini..

meski penderitaan sakit pinggang dan tulang pantat ini begitu menyiksa, saya rela asal anak saya tetap sehat di dalam sana. kemarin sudah ANC bulan ke-5. usia kandungan sudah 21 minggu, berat bayi 464 gram, posisi kepala di bawah, plasenta baik, overall sang jabang bayi sehat wal’afiat meski emaknya lagi flu berat. sangat bahagia melihatnya sudah utuh! meski dia masih malu-malu buat kasih lihat jenis kelaminnya πŸ˜€ c’mon sweety, don’t be shy…

persiapan untuknya sejauh ini baru sampai mengoleksi beberapa clodi. sampai saat ini sudah ada 6 clodi yang masih belum dilihat wujudnya karena dikirim ke jogja. baby-to-be punya merk GG (lokal punya), colaababy dan minky china (china punya), dan rumparooz (USA punya). semuanya dikumpulkan dengan cara nyicil, karena harganya yang bisa bikin miskin mendadak kalo beli barengan. o iya, baby-to-be juga udah punya alas ompol Renata sebanyak 2 lusin. semoga nggak kurang πŸ˜€

hhmmm… due date sudah dirilis sama Sp.OG saya, jatuh pada 8 Desember 2010. deg degan…

sepertinya semangat piala dunia sampai ke dalam rahim saya karena saya mulai merasakan anak saya menendang-nendang perut saya dari dalam. untung di dalam rahim nggak ada yang jual vuvuzela, jadi dia juga nggak ikut-ikutan tiup vuvuzela.

sekarang ini, dia akan menendang untuk mengganti teriakan “Bunda, dedek lapeeeerrr!” πŸ˜€

waow..saya sudah punya dua nyawa! yang satu masih newbie di dalam rahim saya. berasa mulai berat menjaga dua nyawa.. perjuangan, itu intinya. apapun, sekarang demi dia, si mungil.

ada cerita sedih saat kemarin keluarga saya bikin pengajian 3 bulanan di rumah nenek saya di Kudus. rumah saya yang di jogja diobrak-abrik maling. semua perhiasan ibuk saya ludes digasak maling-maling rendahan itu. semoga bukan pertanda buruk..hanya mungkin karena keluarga saya sodaqohnya masih kurang banyak.

kembali lagi ke si kecil di rahim saya.. sekarang saya sudah mulai gila cari-cari perlengkapan bayi untuknya. sudah banyak yang pengen dibeli, tapi mikir juga karena masih panjang perjalanan hingga dia lahir di dunia nanti. akhirnya ya cuma windows shopping. benar-benar melalui windows karena lewat jendela-jendela di layar kompie πŸ˜€

hhhmmmm……tumbuhlah sehat anakku sayang… bunda dan semua keluarga tidak sabar menimangmu πŸ™‚

telaaattt…

sekarang usia kandungan saya sudah masuk minggu ke-12. perutnya mulai kelihatan buncit. mual muntah sudah nggak sehebat bulan-bulan pertama (tapi saya masih nggak bisa gosok gigi!) nafsu makan juga belum membaik, meski sering laper tapi kalo makan sedikit langsung kenyang. badan dah mulai bisa diajak beraktifitas nggak kayak kemaren-kemaren yang jadi cepet banget capek.

banyak yang tanya saya ngidam apa? saya nggak ngidam (kayaknya..) saya nggak yang pengen ini pengen itu sampai segimananya. anak saya tampaknya mengerti kalau di timika ini nggak bisa berharap banyak πŸ˜€

sejak hamil, saya jadi lebih melankolis. sering mewek karena kangen sama bapak-ibuk di jogja. saya juga jadi gampang marah, gampang lupa, gampang bosen. yang pasti, sejak hamil saya jadi sering nangis waktu berdoa di akhir solat saya.. mendoakan anak, ternyata sangat mengharukan. betapa besar harapan orang tua kepada anaknya. saya jadi mikir, sudahkah saya memenuhi harapan-harapan orang tua saya dulu?

“nak…termakasih telah memberi pelajaran hidup buat bundamu ini”.

saya mengaku kualat pada teman saya, Kiki. dulu saya mencibirnya yang begitu tergila-gila dengan namja (laki2 korea.red) sekarang, malah saya jadi terbayang-bayang namja ganteng yang sudah 2 malam saya kencani lewat film-filmnya. Jang Geun Suk… saya mengenalnya di k-drama Baby and Me. kemudian, tanpa sengaja, saya bertemu dengannya lagi di k-drama Beethoven Virus. He’s so cute! dan ke-bad boy-annya itu yang bikin gemeeesss! ooouuhh… oppa…

kini, ada 3 lelaki tampan dalam hidupku. beberapa bulan lalu saya bertemu si sixpack-chocomocca-skin, Taylor Lautner di Twilight Saga: New Moon. lalu kemarin saya berjumpa si cutest-korean-badboy. dan suamiku, si expect-beyond-expected, kamu adalah mereka semua, sayang… I Love You!

“will you still love me in the morning?”

“forever and ever, babe.”

love this film sooooo much! film pilihan suami saya ini memang T O P! tampaknya suami saya banyak belajar dari film ini, begitu juga saya. “family comes first” betapa pesan singkat itu berdampak besar terhadap kehidupan seseorang.

selama ini saya sangat jarang mengungkapkan perhatian saya terhadap keluarga. bukan berarti saya tidak mau, hanya mungkin terlalu naif, tidak ingin tampak melankolis dan saya memang kesulitan untuk mengungkapkan. saya tidak suka banyak omong, lakukan saja sesuatu yang bisa membuat mereka semua mengerti bahwa saya sangat menyayangi mereka. saya jarang mengatakan “sayang” kepada ibu bapak saya, tapi saya terus mencari cara bagaimana membuat mereka hidup layak menikmati masa tua mereka. betapa sedihnya melihat mereka tampak lebih tua dari usia yang sebenarnya karena terlalu banyak (dan lama) menanggung beratnya hidup. saya selalu menangis sedih dan merasa useless karena selama ini saya belum bisa melakukan hal yang nyata berguna untuk mereka.

ya Allah.. sayangi mereka seperti mereka menyayangiku…

suamiku, maaf jika istrimu ini masih banyak kekurangan dalam memperlakukanmu. jangan pernah menyerah untuk membimbingku. semoga engkau selalu dimuliakan Allah, sayang… amin.

Next Page »